50 Contoh Puisi untuk Sahabat Sejati Sangat Bersahabat

Contoh Puisi untuk Sahabat Sejati Sangat Bersahabat - “Sahabat sejatiku... hilangkah dari ingatanmu... di saat kita, saling berbagi.” Sebagian besar penggemar Sheila on 7 tentu tidak asing dengan lirik lagu tersebut, bukan? Ya, itu adalah lirik Sahabat Sejati yang rilis tahun 2000-an. Lagu-lagu populer semacam ini memang bisa digunakan sebagai hadiah untuk sahabat. Lalu, bagaimana dengan puisi kepada sahabat? 

Puisi untuk Sahabat Sejati

Puisi untuk Sahabat Sejati

Tidak dapat dipungkiri jika puisi menjadi salah satu seringkali dijadikan sebagai hadiah untuk orang yang spesial. Baik itu orangtua, kekasih, guru, teman sekalipun. Ini karena puisi gunakan bahasa indah yang tentunya sesuai dengan momen diberikannya entah sebagai hadiah, ucapan terima kasih, tanda maaf, dan lain sebagainya. Sayangnya, tak semua orang pandai merangkai kata-kata menjadi puisi, sehingga beberapa puisi di bawah ini bisa dijadikan referensi.

Contoh Puisi untuk Sahabat Sejati

Bukan perkara mudah membuat puisi. Terlebih, bagi mereka yang lebih menyukai tindakan praktis ketimbang mengungkapkan semua hal yang ia lihat maupun yang ia rasakan dengan kata-kata. Tapi, momen-momen tertentu seringkali membuat seorang teman mati-matian buat puisi. Nah, berikut ini adalah beberapa puisi untuk sahabat sejati yang bisa dijadikan sebagai contoh atau referensi.


[1] Mengingatmu, Sesempatku

Oleh: Saini Mare


Ada yang kuingat pasti darimu, Sobatku

Tentang hujan dan dingin kala itu

Bermain air, api, dan masak-masakan adalah hal biasa

; yang lumrah entah aku perempuan, kau lelaki

Atau sebaliknya


Tentang hujan dan dingin kala itu

Kuingat kau dengan bibir membiru dan gigi gemratuk

Dingin, dingin, dingin, katamu

Tapi kaki keriting itu tak hendak keluar dari air

“Dewasa nanti aku tak boleh mengeluh hanya karna dingin, Ni.”

Aku mengangguk tanda mengerti

Bukankah anak seperti kita tidak berbohong, Ni?” katanya lagi.


Desember tahun itu

Bicara besarmu itu tidak kudengarkan lagi

Teman sekelas hanya bilang keluargamu ke ibukota

Memungut rupiah yang tak lagi bisa didapat di desa


[2] Kisah Seorang Sahabat Lama

Oleh: Saini Mare


Aku mendengar banyak cita-cita

Hari itu, ketika Bu Guru menanyai masing-masing kita

Maria ingin jadi guru, Heny ingin jadi bidan, tapi kau beda

“Aku ingin jadi orang biasa,” katamu.


Hari ini aku melihat cita-citamu itu tumbuh

Tapi kau benar-benar tak berbeda

Senyummu delapan belas tahun yang lalu itu masih sama

Tanpa beban, tanpa rintangan

Kaujawab pertanyaanku dengan lantang, “bagaimana kabar?”

Ya masih begini-begini saja, katamu tenang


[3] Terima Kasih, Sahabat

Oleh: Saini Mare


Banyak orang yang kutemui dalam hidup

Tapi datangnya mereka hanya sekadar kepentingan

Berbeda denganmu, Sahabatku

Kau yang telah mengorbankan banyak waktu


Tidak salah ketika semua orang bilang aku kekanak-kanakan

Tapi beruntungnya aku karena milikimu yang senantiasa membelaku

Tak perduli salah-benar aku, kau selalu percaya padaku

“Karena kau adalah sahabatku,” katamu berulang-ulang


Tak lagi kujumpai kau, Sahabatku

Tidak juga kutemui orang-orang berhati mulia

Dan ketika kutahui diri terasih di keramaian

Yang kuinginkan hanya menemukan satu orang selayaknya dirimu

Hanya untuk mengingat dan mengucap tanda kasih

Terima kasih sedalam-dalamnya, untukmu yang sangat berharga


Itulah beberapa contoh puisi untuk sahabat sejati yang bisa dijadikan referensi ketika membuat puisi. Untuk kamu yang pertama kali membuatnya dan merasa kurang menarik, tenang. Sebab sebagaimana setiap karya dibuat telah miliki pembacanya tersendiri, puisi pun demikian. Maka dari itu, tak perlu takut puisimu akan dinilai jelek, karena semua yang dituangkan dari pabrik kreativitas miliki daya tariknya tersendiri.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel